Silabus & rpp pai smp kurikulum 2013 revisi 2017 Kelas 7, 8, 9 (hots, PPK, Literasi & 4c)

Silabus & rpp pai smp kurikulum 2013 revisi 2017 Kelas 7, 8, 9 (hots, PPK, Literasi & 4c)

Kami berbagi RPP Pai smp revisi 2017 kelas 7,8,9 semester 1 & 2 Tahun Pelajaran 2018/2019. Kami juga membagikan silabus k13 agama islam.

Apa kabar sahabat guru PAI SMP? admin doakan semoga anda dalam keadaan sehat walaafiat. nah, malam ini saya menyempatkan memposting info tentang rencana pelaksanaan pembelajaran atau disingkat dengan RPP.

Mungkin para guru SMP sudah tahu kalau tahun 2017 revisi terjadi lagi pada kurikulum 2013. Dampak dari perubahan tersebut tentunya adalah lebih kepada silabus dan rpp guru yang harus terintegrasi kepada 4 (empat) point penting yaitu hots, PPK, Literasi & 4c

Bagi guru yang pernah ikut pelatihan kurikulum 2013 tentu saja sudah belajar cara penyusunan dan pembuatan rpp k13 revisi 2017.nah bagi guru yang belum tahu tidak perlu khawatir karena anda bisa membaca panduan lengkap cara membuat rpp k13 revisi 2017 dengan cara klik - LIHAT FILE PDF

Selanjutnya inilah contoh silabus dan rpp pai smp kurikulum 2013 revisi 2017 Kelas 7, 8, 9 yang akan kami bagikan. file doc rpp bisa anda download melalui tautan yang kami sematkan dibawah

1. COntoh silabus k13 PAI SMP revisi 2017Kompetensi Inti kelas 7, 8, 9 - klik SIMPAN FILE

KOMPETENSI INTI KELAS VII
KOMPETENSI INTI KELAS VIII
KOMPETENSI INTI KELAS IX
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya .
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.


Ruang Lingkup Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada Sekolah Dasar meliputi:
a.    Al-Quran dan Hadis
b.   Keimanan
c.    Akhlak
d.   Fiqh
e.    Sejarah Peradaban Islam

I.      KOMPETENSI DASAR, MATERI PEMBELAJARAN, DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN


A.   Kelas VII
Alokasi waktu: 3 jam pelajaran/minggu

Kompetensi Dasar
Materi Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
1.1Terbiasa membaca al-Qur’ān dengan meyakini bahwa Allah akan meninggikan derajat orang yang beriman dan berilmu.
2.1 Menunjukkan  perilaku semangat menuntut ilmu sebagai implementasi Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33 dan hadis terkait.
3.1  Memahami Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33  serta hadis terkait tentang menuntut ilmu.
4.1.1 Membaca Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33  dengan tartil.
4.1.2 Menunjukkan hafalan Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
4.1.3  Menyajikan    keterkaitan  semangat menuntut ilmu dengan pesanQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33 serta hadis tentang semangat menuntut ilmu.























·  Menyimak bacaan Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Mencermati artiQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33  serta hadis tentang semangat menuntut ilmu.
· Menyimak penjelasan  tentang hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah.
·  Mengajukan pertanyaan tentang pentingnya belajar al-Qur’ān, apa manfaat belajar ilmu tajwid, atau pertanyaan lain yang relevan.
·  Menanyakan cara membaca dan menghafalkan Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Mengajukan pertanyaan mengenai hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah.
·  Diskusi menyusun arti kataQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33  menjadi terjemah secara utuh.
·  Secara berpasangan membaca dan menghafalkanQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Secara berkelompok mencari dan mengumpulkan lafaz yang mengandung hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah di dalam mushaf al-Qur’ān.
·  Berdiskusi tentang pentingnya semangat menuntut ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
·  Merumuskan, mengoreksi, dan memperbaiki hasil penterjemahanQ.S. al-Mujādilah/58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Mengklasifikasi lafaz yang mengandung hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah yang terdapat pada Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Melakukan koreksi secara berkelompok terhadap hasil pengumpulan lafal yang mengandung bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah.
·  Membuat paparan keterkaitan  semangat menuntut ilmu dalam kehidupan sehari-hari dengan pesan yang terkandung dalamQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al-Mujādilah/58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Menunjukkan/memaparkan hasil diskusi makna Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Menanggapi paparan makna Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Menyajikan paparan hasil pencarian hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah dalam Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Menyajikan keterkaitan semangat menuntut ilmu dalam kehidupan sehari-haridengan pesan yang terkandung dalamQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Menyusun kesimpulan maknaayat dengan bimbingan guru.
1.2 Terbiasa membaca al-Qur’ān dengan meyakini bahwa Allah mencintai orang-orang yang ikhlas, sabar, dan pemaaf.
2.2 Menunjukkan perilaku ikhlas, sabar, dan pemaaf sebagai implementasi pemahaman Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134, dan Hadis terkait.
3.2 Memahami Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134 serta hadis terkait tentang ikhlas, sabar, dan pemaaf.
4.2.1  Membaca Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134 dengan tartil.
4.2.2  Menunjukkan hafalan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134 dengan lancar.
4.2.3  Menyajikan keterkaitan   ikhlas, sabar, dan pemaaf dengan pesan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.

·   Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134 dan Hadis terkait tentang ikhlas, sabar, dan pemaaf.




























·  Menyimak bacaanQ.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Mencermati arti Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Menyimak penjelasan tentang hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun.
·  Mengajukan pertanyaan tentang pentingnya belajar al-Qur’ān, apa manfaat belajar ilmu tajwid, atau pertanyaan lain yang relevan dan aktual.
·  Menanyakan cara membaca dan menghafalkan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Mengajukan pertanyaan mengenai hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun.
·  Diskusi menyusun arti perkata Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134menjadi terjemah secara utuh.
·  Secara berpasangan membaca dan menghafalkan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Secara berkelompok mencari dan mengumpulkan macam-macam hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun di dalam mushaf al-Qur’ān.
·  Mengumpulkan informasi mengenai ikhlas, sabar, dan pemaaf dari berbagai sumber.
·  Merumuskan, mengoreksi, dan memperbaiki hasil penterjemahan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Mengidentifikasi dan mengklasifikasi hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun dalam Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Melakukan koreksi secara berkelompok terhadap hasil pengumpulan contoh-contoh hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun.
·  Membuat paparan hubungan  keterkaitan  ikhlas, sabar, dan pemaaf   dengan pesan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Menunjukkan / memaparkan hasil diskusi maknaQ.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Menanggapi paparan maknaQ.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Menyajikan paparan hasil pencarian hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun dalam Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Menyajikan  paparan mengenai hubungan  keterkaitan  ikhlas, sabar, dan pemaaf   dengan pesan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Menyusun kesimpulan makna ayat dengan bimbingan guru.

1.3Meyakini bahwa Allah Maha Mengetahui, Maha Waspada, Maha Mendengar, dan Maha Melihat.
2.3 Menunjukkan  perilaku percaya diri, tekun, teliti, dan kerja keras sebagai implementasi  makna al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
3.3 Memahami makna al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
4.3 Menyajikan contoh perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.

·   Al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.

·  Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan iman kepada Allah Swt.
·  Menyimak dan mencermati penjelasan mengenai iman kepada Allah Swt.
·  Membaca dalil naqli tentang iman kepada Allah Swt. beserta artinya.
·  Mengajukan pertanyaan tentang iman kepada Allah Swt.
·  Mengajukan pertanyaan lain yang relevan dan kontekstual tentang keimanan kepada Allah Swt.
·  Mencari dalil naqli yang menjelaskan iman kepada Allah Swt.
·  Secara berkelompok mengumpulkan contoh-contoh nyata perilaku yang mencerminkan  al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
·  Mendiskusikan makna al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
·  Menghubungkan makna dalil naqli tentang iman kepada Allah Swt. dengan konteks kehidupan sehari-hari.
·  Menghubungkan makna al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan contoh perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari.
·  Menyajikan paparan tentang makna al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
·  Menanggapi pertanyaan dan memperbaiki paparan tentang al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
·  Menyusun kesimpulan.

1.4 Beriman kepada malaikat-malaikat Allah Swt.
2.4Menunjukkan  perilaku disiplin sebagai cerminan makna iman kepada malaikat.
3.4Memahami makna iman kepada malaikat berdasarkan dalil naqli.
4.4Menyajikan contoh perilaku yang mencerminkan iman kepada malaikat Allah Swt.

·   Iman kepada Malaikat Allah Swt.








·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan iman kepada malaikat Allah Swt.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai iman kepada malaikat Allah Swt.
·   Membaca dalil naqli tentang iman kepada malaikat Allah Swt. beserta artinya.
·   Mengajukan pertanyaan tentang malaikat Allah, atau pertanyaan lain yang relevan.
·   Mengajukan pertanyaan mengenai manfaat beriman kepada malaikat Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari.
·   Mencari dalil naqli yang menjelaskan iman kepada malaikat Allah Swt.
·   Secara berkelompok mengumpulkan contoh-contoh nyata perilaku yang mencerminkan beriman kepada malaikat Allah Swt.
·   Mendiskusikan makna beriman kepada malaikat Allah Swt.
·   Menghubungkan tugas para malaikat dengan fenomena kehidupan sehari-hari.
·   Merumuskan makna beriman kepada malaikat Allah Swt. Dalam kehidupan sehari-hari.
·   Menyajikan paparan contoh-contoh nyata perilaku yang mencerminkan beriman kepada malaikat Allah Swt dalam kehidupan sehari-hari.
·   Menyajikan paparan makna beriman kepada malaikat Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari.
·   Menanggapi pertanyaan dan memperbaiki.
·   Menyusun kesimpulan.
1.5 Meyakini bahwa jujur, amanah, dan istiqamah adalah perintah agama.
2.5 Menunjukkan perilaku jujur, amanah, dan istiqamah dalam kehidupan sehari-hari.
3.5 Memahami makna perilaku jujur, amanah, dan istiqamah.
4.5 Menyajikan makna perilaku jujur, amanah, dan istiqamah.
·   Jujur, amanah, istiqamah sesuai dengan Q.S. al-Baqarah/2:42, Q.S. al-Anfal /8: 27, Q.S. al-Ahqaf /46: 13 dan Hadis terkait.

























·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan jujur, amanah, dan istiqamah.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai jujur, amanah, dan istiqamah.
·   Membaca Q.S. al-Baqarah/2:42, Q.S. al-Anfal /8: 27, Q.S. al-Ahqaf /46: 13  dan Hadis terkait dengan artinya.
·   Mengajukan pertanyaan tentang cara menumbuhkan jujur, amanah, dan istiqamah.
·   Mengajukan pertanyaan tentang manfaat perilaku jujur, amanah, dan istiqamah, atau pertanyaan lain yang relevan dan aktual.
·   Secara berkelompok mencari contoh-contoh nyata jujur, amanah, dan istiqamah dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai sumber.
·   Mendiskusikan dan mengelompokkan data dan informasi tentang kesuksesan yang diawali dari sikap jujur, amanah, dan istiqamah.
·   Merumuskan makna jujur, amanah, dan istiqamah sesuai dengan Q Q.S. al-Baqarah/2:42, Q.S. al-Anfāl /8: 27, Q.S. al-Ahqāf /46: 13 dan hadis terkait.
·   Menghubungkan dalil naqli perilaku jujur, amanah, dan istiqamah dengan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
·   Memaparkan makna jujur, amanah, dan istiqamah sesuai dengan Q.S. al-Baqarah/2:42, Q.S. al-Anfāl /8: 27, Q.S. al-Ahqāf /46: 13 dan hadis terkait.
·   Memaparkan hubungan dalil naqli perilaku jujur, amanah, dan istiqamah dengan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
·   Menyajikan penerapan perilaku jujur, amanah, dan istiqamah melalui demonstrasi, sosiodrama, atau bentuk lainnya.
·   Menanggapi pertanyaan dan memperbaiki paparan.
·   Menyusun kesimpulan.

1.6 Menyakini bahwa hormat dan patuh kepada orang tua dan guru, dan berempati terhadap sesama adalah perintah agama.
2.6 Menunjukkan perilaku hormat dan patuh kepada orang tua dan guru, dan berempati terhadap sesama dalam kehidupan sehari-hari.
3.6 Memahami makna hormat dan patuh  kepada kedua orang tua dan guru, dan  empati terhadap sesama.
4.6 Menyajikan makna hormat dan patuh kepada kedua orang tua dan guru, dan empati terhadap sesama.

·   Empati, terhadap sesama, hormat dan patuh kepada kedua orang tua dan guru.














·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan empati, hormat terhadap orang tua dan guru dalam kehidupan sehari-hari.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai empati,hormat terhadap orang tua dan guru dalam kehidupan sehari-hari.
·   Mengajukan pertanyaan tentang cara menumbuhkan sikap empati, hormat terhadap orang tua dan guru.
·   Mengajukan pertanyaan mengenai manfaat sikap empati, hormat terhadap orang tua dan guru, atau pertanyaan lain yang relevan.
·   Secara berkelompok mencari contoh-contoh nyata sikap empati, hormat terhadap orang tua dan guru di sekolah dan di masyarakat.
·   Mendiskusikan dan mengelompokkan data dan informasi tentang manfaat yang diperoleh dari sikap empati, hormat terhadap orang tua dan guru dalam kehidupan sehari-hari.
·   Merumuskan makna empati, hormat terhadap orang tua dan guru.
·   Menghubungkan dalil naqli tentang empati, hormat terhadap orang tua dan guru dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari.
·   Memaparkan makna empati, hormat terhadap orang tua dan guru.
·   Memaparkan hubungan dalil naqli tentang empati, hormat terhadap orang tua dan guru dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari.
·   Menyajikan penerapan perilaku empati, hormat kepada kedua orang tua dan guru melalui demonstrasi, sosiodrama, atau bentuk lainnya.
·   Menanggapi pertanyaan dan memperbaiki paparan.
·   Menyusun kesimpulan.
1.7Menghayati ajaran bersuci dari hadas kecil dan hadas besar berdasarkan syariat Islam.
2.7Menunjukkan  perilaku hidup bersih sebagai wujud ketentuan bersuci dari hadas besar berdasarkan ketentuan syari’at Islam.
3.7Memahami ketentuan bersuci dari hadas besar berdasarkan ketentuan syari’at Islam.
4.7Menyajikan cara bersuci dari hadas besar.

·   Ketentuan  bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.


·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan kebersihan.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai ketentuan bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar.
·   Membaca dalil naqli mengenai ketentuan bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·   Mengajukan pertanyaan mengenai permasalahan yang terkait dengan bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar.
·   Mengajukan pertanyaan yang terkait dengan tata cara bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar.
·   Secara berkelompok mencari data dan informasi untuk menjawab permasalahan yang terkait dengan ketentuan bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·   Mendiskusikan tata cara  bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar.
·   Mengembangkan paparan mengenai ketentuan dan tata cara bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·   Mendiskusikan manfaat bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·   Berlatih mempraktikkan/ menerapkan tata cara bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·   Merumuskan ketentuan dan tata cara bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar.
·   Merumuskan manfaat bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar.
·   Mendemonstrasikan praktik bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·   Menyajikan paparan tentang ketentuan bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar.
·   Memaparkan rumusan hikmah dan manfaat bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·   Menanggapi pertanyaan dalam diskusi.
·   Merumuskan kesimpulan.
1.8 Menunaikan salat wajib berjamaah sebagai implementasi pemahaman rukun Islam.
2.8 Menunjukkan perilaku demokratis sebagai implementasi pelaksanaan salat berjamaah.
3.8 Memahami ketentuan salat berjamaah.
4.8 Mempraktikkan salat berjamaah.


·   Salat berjamaah














·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan salat berjamaah.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai tata cara salat berjamaah.
·   Membaca dalil naqli mengenaisalat berjamaah.
·   Mengajukan pertanyaan tentang ketentuan salat berjamaah.
·   Mengajukan pertanyaan terkait dengan tata cara pelaksanaan salat berjamaah.
·   Secara berkelompok mencari data dan informasi tentang  dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan salat berjamaah.
·   Mendiskusikan dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan salat berjamaah.
·   Berlatih mempraktikkan salat berjamaah.
·   Mengolah informasi mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan salat berjamaah menjadi paparan yang menarik.
·   Merumuskan prosedur praktik salat berjamaah.
·   Menyajikan paparan mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan salat berjamaah.
·   Mendemonstrasikan praktik salat berjamaah.
·   Menanggapi pertanyaan dalam diskusi.
·   Merumuskan kesimpulan.
1.9 Menunaikan salat Jum’at sebagai implementasi pemahaman ketaatan beribadah.
2.9 Menunjukkan perilaku peduli terhadap sesama dan lingkungan sebagai implementasi pelaksanaan salat Jum’at.
3.9 Memahami ketentuan salat Jum’at.
4.9 Mempraktikkan salat Jum’at.
·   Ketentuan  Salat Jum’at











·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan salat Jum’at.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai  tata cara salat Jum’at.
·   Membaca dalil naqli mengenai salat Jum’at.
·   Mengajukan pertanyaan tentang ketentuan salat Jum’at.
·   Mengajukan pertanyaan terkait dengan tata cara pelaksanaan salat Jum’at.
·   Secara berkelompok mencari data dan informasi tentang dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan salat Jum’at.
·   Mendiskusikan dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan salat Jum’at.
·   Berlatih mempraktikkan salat Jum’at.
·   Mengolah informasi mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangansalat Jum’at menjadi paparan yang menarik.
·   Merumuskan prosedur praktik salat Jum’at.
·   Menyajikan paparan mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan salat Jum’at.
·   Mendemonstrasikan praktik salat Jum’at.
·   Menanggapi pertanyaan dalam diskusi.
·   Merumuskan kesimpulan.
1.10 Menunaikan salat jamak qasar  ketika bepergian jauh (musafir) sebagai implementasi pemahaman ketaatan beribadah.
2.10 Menunjukkan  perilaku disiplin sebagai implementasi pelaksanaan salat jamak qasar.
3.10 Memahami ketentuan salat jamak qasar.
4.10 Mempraktikkan salat jamak dan qasar.


·   Ketentuan Salat jamak qasar.









·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan salat jamak qasar.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai tata cara salat jamak qasar.
·   Membaca dalil naqli mengenai salat jamak qasar.
·   Mengajukan pertanyaan tentang ketentuan salat jamak qasar.
·   Mengajukan pertanyaan terkait dengan tata cara pelaksanaan salat jamak qasar.
·   Secara berkelompok mencari data dan informasi tentang  dalil naqli, ketentuan, tata cara, dan hikmah salat jamak qasar.
·   Mendiskusikan dalil naqli, ketentuan, tata cara, dan hikmah jamak qasar.
·   Berlatih mempraktikkan salat jamak qasar.
·   Mengolah informasi mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, dan hikmahsalat jamak qasar menjadi paparan yang menarik.
·   Merumuskan prosedur praktik salat jamak qasar.
·   Menyajikan paparan mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, dan hikmah salat jamak qasar.
·   Mendemonstrasikan praktik salat jamak qasar.
·   Menanggapi pertanyaan dalam diskusi.
·   Merumuskan kesimpulan.
1.11Menghayati perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah dalam menegakkan risalah Allah Swt.
2.11Meneladani perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
3.11 Memahami sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
4.11 Menyajikan  strategi perjuangan yang dilakukan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
 Sejarah perjuangan Nabi Muhammad Saw. periode Makkah

·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
·   Mengajukan pertanyaan mengenai keadaan masyarakat Makkah sebelum datangnya nabi Muhammad saw.
·   Mengajukan pertanyaan terkait kronologi diangkatnya nabi Muhammad saw. menjadi rasul  atau pertanyaan lain yang relevan.
·   Mengumpulkan data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) pada masa kelahiran Nabi Muhammad saw.
·   Mengumpulkan data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) pada masa Nabi Muhammad saw. diangkat menjadi rasul.
·   Mengumpulkan data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) pada masa Nabi Muhammad Saw. berdakwah di Makkah.
·   Mendiskusikan strategi dakwah Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
·   Menghubungkan antara waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh, dalam sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah dalam bentuk diagram alur.
·   Merumuskan strategi dakwah Nabi Muhammad saw periode Makkah.
·   Menyajikan paparan  diagram alur sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
·   Menyajikan paparan strategi dakwah Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
·   Menanggapi pertanyaan.
·   Menyusun kesimpulan.

1.12 Menghayati perjuangan Nabi Muhammad saw. Periode Madinah dalam menegakkan risalah Allah Swt.
2.12 Meneladani perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
3.12 Memahami sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
4.12 Menyajikan strategi perjuangan yang dilakukan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
·   Sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah


·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
·   Mengajukan pertanyaan mengenai keadaan masyarakat Madinah sebelum datangnya nabi Muhammad saw.
·   Mengajukan pertanyaan terkait hijrahnya Nabi Muhammad saw. dan para sahabat ke Madinah.
·   Mengumpulkan data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) terkait dengan hijrahnya Nabi Muhammad saw. dan para sahabat ke Madinah.
·   Mengumpulkan informasi mengenai hubungan antara sahabat Muhajirin dan Anshar.
·   Mengumpulkan informasi mengenai hubungan antara kaum muslimin dengan warga non-muslim di Madinah.
·   Mengumpulkan informasi mengenai hubungan antara kaum muslimin dengan orang-orang kafir Makkah.
·   Mengumpulkan data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) terkait dengan peristiwa fathu Makkah.
·   Mendiskusikan strategi dakwah Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
·   Menghubungkan antara waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh, dalam sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah mulai dari peristiwa hijrah sampai fathu makkah dalam bentuk diagram alur.
·   Mengolah informasi mengenai hubungan antara sahabat Muhajirin dan Anshar, kaum muslimin dengan warga non-muslim di Madinah, dan kaum muslimin dengan dengan orang-orang kafir Makkah.
·   Merumuskan strategi dakwah Nabi Muhammad saw.periode Madinah.
·   Menyajikan paparan diagram alur mengenai sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah mulai dari peristiwa hijrah sampai fathu makkah.
·   Menyajikan informasi mengenai hubungan antara sahabat Muhajirin dan Anshar, kaum muslimin dengan warga non-muslim di Madinah, dan kaum muslimin dengan dengan orang-orang kafir Makkah.
·   Memaparkan strategi perjuangan yang dilakukan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
·   Menanggapi pertanyaan.
·   Menyusun kesimpulan.

1.13 Menghayati perjuangan dan kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun sebagai penerus perjuangan Nabi Muhammad saw. dalam menegakkan risalah Allah Swt.
2.13Meneladani perilaku terpuji al-Khulafa al-Rasyidun.
3.13 Memahami sejarah perjuangan dan kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun.
4.13 Menyajikan  strategi perjuangan dan kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Sikap terpuji
al-Khulafa al-Rasyidun









·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan perjuangan al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai sikap terpujial-Khulafa al-Rasyidun.
·   Mengajukan pertanyaan mengenai sikap yang dimiliki oleh al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Mengajukan pertanyaan terkait kronologi kepemimpinan al-Khulafa al-Rasyidun atau pertanyaan lain yang relevan.
·   Mengumpulkan data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) mengenai perkembangan Islam pada masa kepemimpinan al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Mengumpulkan informasi mengenai kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Mendiskusikan strategi perjuangan al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Menghubungkan data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) mengenai perkembangan Islam pada masa kepemimpinan al-Khulafa al-Rasyidun dalam bentuk diagram alur.
·   Mengolah informasi mengenai kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun dalam bentuk paparan.
·   Merumuskan strategi perjuangan al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Menyajikan perkembangan Islam pada masa kepemimpinan Khulafaurrasyidin berupa diagram alur yang memuat waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh.
·   Menyajikan informasi mengenai kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun dalam bentuk paparan.
·   Memaparkan strategi perjuangan al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Menanggapi pertanyaan.
·   Menyusun kesimpulan.


Kompetensi Dasar
Materi Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
1.1Terbiasa membaca al-Qur’ān dengan meyakini bahwa Allah akan meninggikan derajat orang yang beriman dan berilmu.
2.1 Menunjukkan  perilaku semangat menuntut ilmu sebagai implementasi Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33 dan hadis terkait.
3.1  Memahami Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33  serta hadis terkait tentang menuntut ilmu.
4.1.1 Membaca Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33  dengan tartil.
4.1.2 Menunjukkan hafalan Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
4.1.3  Menyajikan    keterkaitan  semangat menuntut ilmu dengan pesanQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33 serta hadis tentang semangat menuntut ilmu.























·  Menyimak bacaan Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Mencermati artiQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33  serta hadis tentang semangat menuntut ilmu.
· Menyimak penjelasan  tentang hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah.
·  Mengajukan pertanyaan tentang pentingnya belajar al-Qur’ān, apa manfaat belajar ilmu tajwid, atau pertanyaan lain yang relevan.
·  Menanyakan cara membaca dan menghafalkan Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Mengajukan pertanyaan mengenai hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah.
·  Diskusi menyusun arti kataQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33  menjadi terjemah secara utuh.
·  Secara berpasangan membaca dan menghafalkanQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Secara berkelompok mencari dan mengumpulkan lafaz yang mengandung hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah di dalam mushaf al-Qur’ān.
·  Berdiskusi tentang pentingnya semangat menuntut ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
·  Merumuskan, mengoreksi, dan memperbaiki hasil penterjemahanQ.S. al-Mujādilah/58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Mengklasifikasi lafaz yang mengandung hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah yang terdapat pada Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Melakukan koreksi secara berkelompok terhadap hasil pengumpulan lafal yang mengandung bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah.
·  Membuat paparan keterkaitan  semangat menuntut ilmu dalam kehidupan sehari-hari dengan pesan yang terkandung dalamQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al-Mujādilah/58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Menunjukkan/memaparkan hasil diskusi makna Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Menanggapi paparan makna Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Menyajikan paparan hasil pencarian hukum bacaan “Al” Syamsiyah dan “Al” Qamariyah dalam Q.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Menyajikan keterkaitan semangat menuntut ilmu dalam kehidupan sehari-haridengan pesan yang terkandung dalamQ.S. al-Mujādilah /58: 11, Q.S. ar-Rahmān /55: 33.
·  Menyusun kesimpulan maknaayat dengan bimbingan guru.
1.2 Terbiasa membaca al-Qur’ān dengan meyakini bahwa Allah mencintai orang-orang yang ikhlas, sabar, dan pemaaf.
2.2 Menunjukkan perilaku ikhlas, sabar, dan pemaaf sebagai implementasi pemahaman Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134, dan Hadis terkait.
3.2 Memahami Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134 serta hadis terkait tentang ikhlas, sabar, dan pemaaf.
4.2.1  Membaca Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134 dengan tartil.
4.2.2  Menunjukkan hafalan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134 dengan lancar.
4.2.3  Menyajikan keterkaitan   ikhlas, sabar, dan pemaaf dengan pesan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.

·   Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134 dan Hadis terkait tentang ikhlas, sabar, dan pemaaf.




























·  Menyimak bacaanQ.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Mencermati arti Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Menyimak penjelasan tentang hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun.
·  Mengajukan pertanyaan tentang pentingnya belajar al-Qur’ān, apa manfaat belajar ilmu tajwid, atau pertanyaan lain yang relevan dan aktual.
·  Menanyakan cara membaca dan menghafalkan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Mengajukan pertanyaan mengenai hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun.
·  Diskusi menyusun arti perkata Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134menjadi terjemah secara utuh.
·  Secara berpasangan membaca dan menghafalkan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Secara berkelompok mencari dan mengumpulkan macam-macam hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun di dalam mushaf al-Qur’ān.
·  Mengumpulkan informasi mengenai ikhlas, sabar, dan pemaaf dari berbagai sumber.
·  Merumuskan, mengoreksi, dan memperbaiki hasil penterjemahan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Mengidentifikasi dan mengklasifikasi hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun dalam Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Melakukan koreksi secara berkelompok terhadap hasil pengumpulan contoh-contoh hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun.
·  Membuat paparan hubungan  keterkaitan  ikhlas, sabar, dan pemaaf   dengan pesan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Menunjukkan / memaparkan hasil diskusi maknaQ.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Menanggapi paparan maknaQ.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Menyajikan paparan hasil pencarian hukum bacaan nun sukun, tanwin, dan mim sukun dalam Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Menyajikan  paparan mengenai hubungan  keterkaitan  ikhlas, sabar, dan pemaaf   dengan pesan Q.S. an-Nisá/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Áli Imrān/3: 134.
·  Menyusun kesimpulan makna ayat dengan bimbingan guru.

1.3Meyakini bahwa Allah Maha Mengetahui, Maha Waspada, Maha Mendengar, dan Maha Melihat.
2.3 Menunjukkan  perilaku percaya diri, tekun, teliti, dan kerja keras sebagai implementasi  makna al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
3.3 Memahami makna al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
4.3 Menyajikan contoh perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.

·   Al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.

·  Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan iman kepada Allah Swt.
·  Menyimak dan mencermati penjelasan mengenai iman kepada Allah Swt.
·  Membaca dalil naqli tentang iman kepada Allah Swt. beserta artinya.
·  Mengajukan pertanyaan tentang iman kepada Allah Swt.
·  Mengajukan pertanyaan lain yang relevan dan kontekstual tentang keimanan kepada Allah Swt.
·  Mencari dalil naqli yang menjelaskan iman kepada Allah Swt.
·  Secara berkelompok mengumpulkan contoh-contoh nyata perilaku yang mencerminkan  al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
·  Mendiskusikan makna al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
·  Menghubungkan makna dalil naqli tentang iman kepada Allah Swt. dengan konteks kehidupan sehari-hari.
·  Menghubungkan makna al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dengan contoh perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari.
·  Menyajikan paparan tentang makna al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
·  Menanggapi pertanyaan dan memperbaiki paparan tentang al-Asma‘u al-Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir.
·  Menyusun kesimpulan.

1.4 Beriman kepada malaikat-malaikat Allah Swt.
2.4Menunjukkan  perilaku disiplin sebagai cerminan makna iman kepada malaikat.
3.4Memahami makna iman kepada malaikat berdasarkan dalil naqli.
4.4Menyajikan contoh perilaku yang mencerminkan iman kepada malaikat Allah Swt.

·   Iman kepada Malaikat Allah Swt.








·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan iman kepada malaikat Allah Swt.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai iman kepada malaikat Allah Swt.
·   Membaca dalil naqli tentang iman kepada malaikat Allah Swt. beserta artinya.
·   Mengajukan pertanyaan tentang malaikat Allah, atau pertanyaan lain yang relevan.
·   Mengajukan pertanyaan mengenai manfaat beriman kepada malaikat Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari.
·   Mencari dalil naqli yang menjelaskan iman kepada malaikat Allah Swt.
·   Secara berkelompok mengumpulkan contoh-contoh nyata perilaku yang mencerminkan beriman kepada malaikat Allah Swt.
·   Mendiskusikan makna beriman kepada malaikat Allah Swt.
·   Menghubungkan tugas para malaikat dengan fenomena kehidupan sehari-hari.
·   Merumuskan makna beriman kepada malaikat Allah Swt. Dalam kehidupan sehari-hari.
·   Menyajikan paparan contoh-contoh nyata perilaku yang mencerminkan beriman kepada malaikat Allah Swt dalam kehidupan sehari-hari.
·   Menyajikan paparan makna beriman kepada malaikat Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari.
·   Menanggapi pertanyaan dan memperbaiki.
·   Menyusun kesimpulan.
1.5 Meyakini bahwa jujur, amanah, dan istiqamah adalah perintah agama.
2.5 Menunjukkan perilaku jujur, amanah, dan istiqamah dalam kehidupan sehari-hari.
3.5 Memahami makna perilaku jujur, amanah, dan istiqamah.
4.5 Menyajikan makna perilaku jujur, amanah, dan istiqamah.
·   Jujur, amanah, istiqamah sesuai dengan Q.S. al-Baqarah/2:42, Q.S. al-Anfal /8: 27, Q.S. al-Ahqaf /46: 13 dan Hadis terkait.

























·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan jujur, amanah, dan istiqamah.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai jujur, amanah, dan istiqamah.
·   Membaca Q.S. al-Baqarah/2:42, Q.S. al-Anfal /8: 27, Q.S. al-Ahqaf /46: 13  dan Hadis terkait dengan artinya.
·   Mengajukan pertanyaan tentang cara menumbuhkan jujur, amanah, dan istiqamah.
·   Mengajukan pertanyaan tentang manfaat perilaku jujur, amanah, dan istiqamah, atau pertanyaan lain yang relevan dan aktual.
·   Secara berkelompok mencari contoh-contoh nyata jujur, amanah, dan istiqamah dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai sumber.
·   Mendiskusikan dan mengelompokkan data dan informasi tentang kesuksesan yang diawali dari sikap jujur, amanah, dan istiqamah.
·   Merumuskan makna jujur, amanah, dan istiqamah sesuai dengan Q Q.S. al-Baqarah/2:42, Q.S. al-Anfāl /8: 27, Q.S. al-Ahqāf /46: 13 dan hadis terkait.
·   Menghubungkan dalil naqli perilaku jujur, amanah, dan istiqamah dengan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
·   Memaparkan makna jujur, amanah, dan istiqamah sesuai dengan Q.S. al-Baqarah/2:42, Q.S. al-Anfāl /8: 27, Q.S. al-Ahqāf /46: 13 dan hadis terkait.
·   Memaparkan hubungan dalil naqli perilaku jujur, amanah, dan istiqamah dengan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
·   Menyajikan penerapan perilaku jujur, amanah, dan istiqamah melalui demonstrasi, sosiodrama, atau bentuk lainnya.
·   Menanggapi pertanyaan dan memperbaiki paparan.
·   Menyusun kesimpulan.

1.6 Menyakini bahwa hormat dan patuh kepada orang tua dan guru, dan berempati terhadap sesama adalah perintah agama.
2.6 Menunjukkan perilaku hormat dan patuh kepada orang tua dan guru, dan berempati terhadap sesama dalam kehidupan sehari-hari.
3.6 Memahami makna hormat dan patuh  kepada kedua orang tua dan guru, dan  empati terhadap sesama.
4.6 Menyajikan makna hormat dan patuh kepada kedua orang tua dan guru, dan empati terhadap sesama.

·   Empati, terhadap sesama, hormat dan patuh kepada kedua orang tua dan guru.














·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan empati, hormat terhadap orang tua dan guru dalam kehidupan sehari-hari.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai empati,hormat terhadap orang tua dan guru dalam kehidupan sehari-hari.
·   Mengajukan pertanyaan tentang cara menumbuhkan sikap empati, hormat terhadap orang tua dan guru.
·   Mengajukan pertanyaan mengenai manfaat sikap empati, hormat terhadap orang tua dan guru, atau pertanyaan lain yang relevan.
·   Secara berkelompok mencari contoh-contoh nyata sikap empati, hormat terhadap orang tua dan guru di sekolah dan di masyarakat.
·   Mendiskusikan dan mengelompokkan data dan informasi tentang manfaat yang diperoleh dari sikap empati, hormat terhadap orang tua dan guru dalam kehidupan sehari-hari.
·   Merumuskan makna empati, hormat terhadap orang tua dan guru.
·   Menghubungkan dalil naqli tentang empati, hormat terhadap orang tua dan guru dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari.
·   Memaparkan makna empati, hormat terhadap orang tua dan guru.
·   Memaparkan hubungan dalil naqli tentang empati, hormat terhadap orang tua dan guru dengan kenyataan dalam kehidupan sehari-hari.
·   Menyajikan penerapan perilaku empati, hormat kepada kedua orang tua dan guru melalui demonstrasi, sosiodrama, atau bentuk lainnya.
·   Menanggapi pertanyaan dan memperbaiki paparan.
·   Menyusun kesimpulan.
1.7Menghayati ajaran bersuci dari hadas kecil dan hadas besar berdasarkan syariat Islam.
2.7Menunjukkan  perilaku hidup bersih sebagai wujud ketentuan bersuci dari hadas besar berdasarkan ketentuan syari’at Islam.
3.7Memahami ketentuan bersuci dari hadas besar berdasarkan ketentuan syari’at Islam.
4.7Menyajikan cara bersuci dari hadas besar.

·   Ketentuan  bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.


·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan kebersihan.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai ketentuan bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar.
·   Membaca dalil naqli mengenai ketentuan bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·   Mengajukan pertanyaan mengenai permasalahan yang terkait dengan bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar.
·   Mengajukan pertanyaan yang terkait dengan tata cara bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar.
·   Secara berkelompok mencari data dan informasi untuk menjawab permasalahan yang terkait dengan ketentuan bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·   Mendiskusikan tata cara  bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar.
·   Mengembangkan paparan mengenai ketentuan dan tata cara bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·   Mendiskusikan manfaat bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·   Berlatih mempraktikkan/ menerapkan tata cara bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·   Merumuskan ketentuan dan tata cara bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar.
·   Merumuskan manfaat bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar.
·   Mendemonstrasikan praktik bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·   Menyajikan paparan tentang ketentuan bersuci dari hadas  kecil dan hadas besar.
·   Memaparkan rumusan hikmah dan manfaat bersuci dari hadas kecil dan hadas besar.
·   Menanggapi pertanyaan dalam diskusi.
·   Merumuskan kesimpulan.
1.8 Menunaikan salat wajib berjamaah sebagai implementasi pemahaman rukun Islam.
2.8 Menunjukkan perilaku demokratis sebagai implementasi pelaksanaan salat berjamaah.
3.8 Memahami ketentuan salat berjamaah.
4.8 Mempraktikkan salat berjamaah.


·   Salat berjamaah














·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan salat berjamaah.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai tata cara salat berjamaah.
·   Membaca dalil naqli mengenaisalat berjamaah.
·   Mengajukan pertanyaan tentang ketentuan salat berjamaah.
·   Mengajukan pertanyaan terkait dengan tata cara pelaksanaan salat berjamaah.
·   Secara berkelompok mencari data dan informasi tentang  dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan salat berjamaah.
·   Mendiskusikan dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan salat berjamaah.
·   Berlatih mempraktikkan salat berjamaah.
·   Mengolah informasi mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan salat berjamaah menjadi paparan yang menarik.
·   Merumuskan prosedur praktik salat berjamaah.
·   Menyajikan paparan mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan salat berjamaah.
·   Mendemonstrasikan praktik salat berjamaah.
·   Menanggapi pertanyaan dalam diskusi.
·   Merumuskan kesimpulan.
1.9 Menunaikan salat Jum’at sebagai implementasi pemahaman ketaatan beribadah.
2.9 Menunjukkan perilaku peduli terhadap sesama dan lingkungan sebagai implementasi pelaksanaan salat Jum’at.
3.9 Memahami ketentuan salat Jum’at.
4.9 Mempraktikkan salat Jum’at.
·   Ketentuan  Salat Jum’at











·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan salat Jum’at.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai  tata cara salat Jum’at.
·   Membaca dalil naqli mengenai salat Jum’at.
·   Mengajukan pertanyaan tentang ketentuan salat Jum’at.
·   Mengajukan pertanyaan terkait dengan tata cara pelaksanaan salat Jum’at.
·   Secara berkelompok mencari data dan informasi tentang dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan salat Jum’at.
·   Mendiskusikan dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan salat Jum’at.
·   Berlatih mempraktikkan salat Jum’at.
·   Mengolah informasi mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangansalat Jum’at menjadi paparan yang menarik.
·   Merumuskan prosedur praktik salat Jum’at.
·   Menyajikan paparan mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, manfaat, dan halangan salat Jum’at.
·   Mendemonstrasikan praktik salat Jum’at.
·   Menanggapi pertanyaan dalam diskusi.
·   Merumuskan kesimpulan.
1.10 Menunaikan salat jamak qasar  ketika bepergian jauh (musafir) sebagai implementasi pemahaman ketaatan beribadah.
2.10 Menunjukkan  perilaku disiplin sebagai implementasi pelaksanaan salat jamak qasar.
3.10 Memahami ketentuan salat jamak qasar.
4.10 Mempraktikkan salat jamak dan qasar.


·   Ketentuan Salat jamak qasar.









·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan salat jamak qasar.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai tata cara salat jamak qasar.
·   Membaca dalil naqli mengenai salat jamak qasar.
·   Mengajukan pertanyaan tentang ketentuan salat jamak qasar.
·   Mengajukan pertanyaan terkait dengan tata cara pelaksanaan salat jamak qasar.
·   Secara berkelompok mencari data dan informasi tentang  dalil naqli, ketentuan, tata cara, dan hikmah salat jamak qasar.
·   Mendiskusikan dalil naqli, ketentuan, tata cara, dan hikmah jamak qasar.
·   Berlatih mempraktikkan salat jamak qasar.
·   Mengolah informasi mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, dan hikmahsalat jamak qasar menjadi paparan yang menarik.
·   Merumuskan prosedur praktik salat jamak qasar.
·   Menyajikan paparan mengenai dalil naqli, ketentuan, tata cara, dan hikmah salat jamak qasar.
·   Mendemonstrasikan praktik salat jamak qasar.
·   Menanggapi pertanyaan dalam diskusi.
·   Merumuskan kesimpulan.
1.11Menghayati perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah dalam menegakkan risalah Allah Swt.
2.11Meneladani perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
3.11 Memahami sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
4.11 Menyajikan  strategi perjuangan yang dilakukan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
 Sejarah perjuangan Nabi Muhammad Saw. periode Makkah

·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
·   Mengajukan pertanyaan mengenai keadaan masyarakat Makkah sebelum datangnya nabi Muhammad saw.
·   Mengajukan pertanyaan terkait kronologi diangkatnya nabi Muhammad saw. menjadi rasul  atau pertanyaan lain yang relevan.
·   Mengumpulkan data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) pada masa kelahiran Nabi Muhammad saw.
·   Mengumpulkan data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) pada masa Nabi Muhammad saw. diangkat menjadi rasul.
·   Mengumpulkan data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) pada masa Nabi Muhammad Saw. berdakwah di Makkah.
·   Mendiskusikan strategi dakwah Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
·   Menghubungkan antara waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh, dalam sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah dalam bentuk diagram alur.
·   Merumuskan strategi dakwah Nabi Muhammad saw periode Makkah.
·   Menyajikan paparan  diagram alur sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
·   Menyajikan paparan strategi dakwah Nabi Muhammad saw. periode Makkah.
·   Menanggapi pertanyaan.
·   Menyusun kesimpulan.

1.12 Menghayati perjuangan Nabi Muhammad saw. Periode Madinah dalam menegakkan risalah Allah Swt.
2.12 Meneladani perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
3.12 Memahami sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
4.12 Menyajikan strategi perjuangan yang dilakukan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
·   Sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah


·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
·   Mengajukan pertanyaan mengenai keadaan masyarakat Madinah sebelum datangnya nabi Muhammad saw.
·   Mengajukan pertanyaan terkait hijrahnya Nabi Muhammad saw. dan para sahabat ke Madinah.
·   Mengumpulkan data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) terkait dengan hijrahnya Nabi Muhammad saw. dan para sahabat ke Madinah.
·   Mengumpulkan informasi mengenai hubungan antara sahabat Muhajirin dan Anshar.
·   Mengumpulkan informasi mengenai hubungan antara kaum muslimin dengan warga non-muslim di Madinah.
·   Mengumpulkan informasi mengenai hubungan antara kaum muslimin dengan orang-orang kafir Makkah.
·   Mengumpulkan data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) terkait dengan peristiwa fathu Makkah.
·   Mendiskusikan strategi dakwah Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
·   Menghubungkan antara waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh, dalam sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah mulai dari peristiwa hijrah sampai fathu makkah dalam bentuk diagram alur.
·   Mengolah informasi mengenai hubungan antara sahabat Muhajirin dan Anshar, kaum muslimin dengan warga non-muslim di Madinah, dan kaum muslimin dengan dengan orang-orang kafir Makkah.
·   Merumuskan strategi dakwah Nabi Muhammad saw.periode Madinah.
·   Menyajikan paparan diagram alur mengenai sejarah perjuangan Nabi Muhammad saw. periode Madinah mulai dari peristiwa hijrah sampai fathu makkah.
·   Menyajikan informasi mengenai hubungan antara sahabat Muhajirin dan Anshar, kaum muslimin dengan warga non-muslim di Madinah, dan kaum muslimin dengan dengan orang-orang kafir Makkah.
·   Memaparkan strategi perjuangan yang dilakukan Nabi Muhammad saw. periode Madinah.
·   Menanggapi pertanyaan.
·   Menyusun kesimpulan.

1.13 Menghayati perjuangan dan kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun sebagai penerus perjuangan Nabi Muhammad saw. dalam menegakkan risalah Allah Swt.
2.13Meneladani perilaku terpuji al-Khulafa al-Rasyidun.
3.13 Memahami sejarah perjuangan dan kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun.
4.13 Menyajikan  strategi perjuangan dan kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Sikap terpuji
al-Khulafa al-Rasyidun









·   Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan perjuangan al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Menyimak dan membaca penjelasan mengenai sikap terpujial-Khulafa al-Rasyidun.
·   Mengajukan pertanyaan mengenai sikap yang dimiliki oleh al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Mengajukan pertanyaan terkait kronologi kepemimpinan al-Khulafa al-Rasyidun atau pertanyaan lain yang relevan.
·   Mengumpulkan data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) mengenai perkembangan Islam pada masa kepemimpinan al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Mengumpulkan informasi mengenai kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Mendiskusikan strategi perjuangan al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Menghubungkan data dan fakta (waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh) mengenai perkembangan Islam pada masa kepemimpinan al-Khulafa al-Rasyidun dalam bentuk diagram alur.
·   Mengolah informasi mengenai kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun dalam bentuk paparan.
·   Merumuskan strategi perjuangan al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Menyajikan perkembangan Islam pada masa kepemimpinan Khulafaurrasyidin berupa diagram alur yang memuat waktu, tempat, peristiwa, dan tokoh.
·   Menyajikan informasi mengenai kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun dalam bentuk paparan.
·   Memaparkan strategi perjuangan al-Khulafa al-Rasyidun.
·   Menanggapi pertanyaan.
·   Menyusun kesimpulan.

2. CONTOH RPP K13 PAI DAN BUDI PEKERTI EDISI REVISI 2017

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan PendidikanSMP Negeri 1 Bakongan
Mata Pelajaran         : Pendidikan Agama Islam
Kelas / Semester      : VII (Tujuh) / Genap
Materi Pokok             : Berempati itu Mudah, Menghormati itu Indah
Alokasi Waktu          : 3 JP (9 x 40  menit)

A.     KOMPETENSI INTI
KI.1
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI.2
Menghargai, dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli(toleransi,gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI.3
Memahami  pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang  ilmu   pengetahuan,teknologi, seni budaya terkait penomena dan kejadian yang tampak  mata).
KI.4
Mencoba, mengolah,  dan menyaji, dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat)   dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan  sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori).

B.    KOMPETENSI DASAR dan INDIKATOR:
NO.
KOMPETENSI DASAR
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
1
1.1
Memahami makna empati terhadap sesama sesuai kandungan surah an-Nisa’/4:8 dan hadis yang terkait.
1.1  Siswa dapat menjelaskan isi kandungan QS an nisa’ 8 dan hadits terkait
1.2 Siswa dapat menjelaskan makna empati terhadap sesama


1.2
Mencotoh prilaku empati terhadap sesama sesuai kandungan QS Annisa’ 8 dan hadits yang terkait

1.  1.2 Siswa dapat memberikan contoh empati pada sesama  


1.3
Menghargai perilaku empati terhadap sesama sebagai implementasi dari surah an-Nisa’/4:8 dan hadis yang terkait
1.1.3Siswa dapat menampilkan prilaku empati kepada sesama 
1.1.3 Siswa dapat membiasakan prilaku empati dalam kehidupan sehari hari


1
1.4
Memahami makna hormat dengan patuh kepada orang tua dan guru sesuai dengan surah al-Baqarah/2:83 dan hadis yang terkait
1.  1.4Siswa dapat menjelaskan isi kandungan QS al Baqoroh 83 dan hadits terkait
1.1.4Siswa dapat menjelaskan makna patuh kepada orang tua
1.1.4Siswa dapat menjelaskan makna hormat  dan patuh kepada guru

2
1.2.
Mencohkan prilaku hormat kepada orang tua dan guru sesuai dengan QS al Baqoroh 83 dan hadits terkait
1.  Siswa dapat memberikan contoh prilaku hormat kepada orang tua
2.  Siswa dapat memberikan contoh prilaku hormat kepada guru
3
1.3.
Menghargai perilaku hormat dan patuh kepada orang tua dan guru sebagai implementasi dari surah al-Baqarah/2:83 dan hadis yang terkait
1.   Siswa menampilkan prilaku hormat dan patuh kepada orang tua
2.   Siswa menampilkan prilaku hormat dan patuh kepada guru.
3.   Siswa membiasakan prilaku hormat dan patuh kepada orang tua
4.   Siswa dapat membiasakan prilaku hormat dan patuh kepada guru.


C.      Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Pertama:
Melalui metode inquiry learning peserta didik mampu:
1.         Menjelaskan makna perilaku empati terhadap sesama sebagai implementasi dari su­rah an-Nisa’/4:8.
2.         Menjelaskan perilaku hormat dan patuh kepada orang tua dan guru sesuai dengan surah al-Baqarah/2:83 dan hadis yang terkait
Pertemuan Kedua:

1.      Menunjukkan contoh perilaku empati terhadap sesama sebagai implementasi dari surah an-Nisa’/4:8.
2.      Menunjukkan contoh perilaku hormat dan patuh kepada orang tua dan guru sebagai implementasi dari surah al-Baqarah/2:83 dan hadis yang terkait
Pertemuan Ketiga:
1.      Menampilkan perilaku empati terhadap sesama sebagai implementasi dari surah an- Nisa’/4:8.
2.         Menampilkan perilaku hormat dan patuh kepada orang tua dan guru sebagai imple­mentasi dari surah al-Baqarah/2:83 dan hadis yang terkait.
3.         Membiasakan prilaku empati pada sesama dalam kehidupan sehari hari.
4.         Membiasakan prilaku menghormati pada orang tua dan guru dalam kehidupan sehari hari
3.        Materi Pembelajaran
Pertemuan Pertama:
1.    Sikap Empati
Empati adalah keadaan mental yang membuat orang merasa dirinya dalam keadaan, perasaan atau pikiran yang sama dengan orang lain. Dalam istilah lain, empati dapat diartikan sebagai kemampuan untuk menyadari diri sendiri atas perasaan seseorang, lalu bertindak untuk membantunya.
Empati merupakan sifat terpuji Islam menganjurkan hambanya memiliki sifat ini. Empati sama dengan rasa iba atau kasihan kepada orang lain yang terkena musibah. Islam sangat menganjurkan sikap empati, sebagaimana firman Allah Swt. dalam surah an-Nisa/4: 8. “Dan apabila sewaktu pembagian itu hadir beberapa kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, maka berilah mereka dari harta itu (sekedarnya) dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik”. (Surah an-Nisa/4: 8).
Ayat tersebut menjelaskan apabila ada kerabat, anak yatim, dan orang miskin yang ikut menyak­sikan pembagian warisan, maka mereka diberi bagian sekadarnya sebagai atau tali kasih. Kepedulian terhadap mereka perlu ditumbuhkan.
Sikap empati ini akan timbul apabila:
a.   Dapat merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain,
b.   Mampu menempatkan diri sebagai orang lain, dan
c.   Menjadi orang lain yang merasakan.
Terkait sikap empati ini, Rasulullah saw. bersabda.
“Dari Abi Musa r.a. dia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ‘Orang mukmin yang satu dengan yang lain bagai satu bangunan yang bagian-bagiannya saling mengokohkan. (H.R. Bukhari)
Hadis di atas, secara tidak langsung mengajarkan kepada kita untuk bisa merasakan apa yang dirasakan orang mukmin yang lain. Apabila ia sakit, kita pun merasa sakit. Apabila ia gembira, kita pun merasa gembira. Allah Swt. menyuruh umat manusia untuk berempati terhadap sesamanya. Peduli dan membantu antar sesama yang membutuhkan. Allah Swt. sangat murka kepada orang-orang yang egois dan sombong.

Demikian contoh silabus dan rpp pendidikan agama islam dan budi pekerti k13 yang bisa kami bagikan. Untuk filenya silahkan anda unduh dibawah. Semoga bermanfaat

Advertisement

Baca juga:

Your Reactions:

Admin
Jika kamu gagal mendapatkan Sesuatu, hanya satu hal yang harus kamu lakukan Coba Lagi!.