Operator Sekolah: Cara Melaporkan SPT Tahunan 1770 S Terbaru Tahun 2016

Cara Melaporkan SPT Tahunan 1770 S Terbaru Tahun 2016

Cara Melaporkan SPT Tahunan 1770 S- Sahabat artikebloqq, jika sebelumnya sudah saya bagikan tulisan tentang contoh pengisian formulir 1770 SS untuk penghasilan bruto dibawah 60 juta, maka kali ini saya rasa tidak perlu dibahas lagi disini dan langsung kita lanjutkan saja ke inti topik. Sebagaimana kita ketahui formulir 1770 S digunakan bagi anda yang berpenghasilan diatas 60 juta rupiah, namun sebelum mengisinya sebaiknya persiapkan terlebih dahulu formulir 1721-A1 atau 1721-A2. Kabar yang saya dengar untuk laporan spt tahunan ini batasnya adalah tanggal 30 Maret 2016, jadi semakin cepat kita laporan, maka semakin berkurang pula pekerjaan kita.

Adapun untuk sekedar mengingatkan, bagi anda opertor sekolah yang dimintai bantuan oleh para guru untuk mengisikan laporan spt ini melalui e-filing, saran saya sebaiknya anda didampingi oleh yang bersangkutan. Baiklah selanjutnya silahkan lihat contoh pengisian SPT Tahunan formulir 1770 S Tahun 2016.

Belum baca ini? ==> Cara Mengisi Formulir 1770 SS Di E-filing

Berikut panduan mengisi formulir 1770 S Tahun 2016

  1. Login langsung ke e-filing melalui link berikut: https://djponline.pajak.go.id/account/login (gunakan NPWP dan Password yang telah didaftarkan)
  2. Pada halaman utama klik gambar bertuliskan "E-filing"
  3. Berikutnya klik Tombol buat spt,kurang lebih seperti penampakkan gambar dibawah
  4. Selanjutnya lihat contoh jawaban pertanyaan untuk pengisian formulir 1770 S
  5. gambar Cara Melaporkan SPT Tahunan 1770 S Tahun 2016
  6. Berikutnya pilih tahun pelaporan pajak, status spt. lalu klik tombol berikutnya.
  7. Pada langkah 2 klik tombol "tambah

    1. Jenis Pajak (pilih sesuai formulir, contoh Pasal 21)
    2. NPWP Pemotong/ Pemungut Pajak (Lihat di formulir 1721-A2/A1 adalah milik bendahara dinas)
    3. Nama Pemotong/Pemungut Pajak (akan terisi otomatis setelah anda mengetikkan NPWP
    4. Nomor Bukti Pemotongan/Pemungutan
    5. Tanggal Bukti Pemotongan/Pemungutan dengan format penulisan dd-mm-yyyy
    6. Jumlah PPh yang dipotong/dipungut (lihat di formulir 1721-A2 nomor 23b)
  8. Ingat pengisian harus Sesuai dengan Data pada Bukti Pemotongan yang Anda miliki yaitu : Formulir 1721 A1/A2 Formulir 1721-VI Bukti Pemotongan PPh Pasal 23/26 Bukti Pemungutan PPh Pasal 22 Bukti Pemotongan PPh dari Luar Negeri Catatan: Untuk jenis pajak Pasal 24, jumlah PPh yang dipotong/dipungut adalah mana yang lebih kecil antara jumlah yang sebenarnya atau jumlah tertentu yang dihitung berdasarkan formula
  9. gambar Cara Mengisi 1770 S Tahun 2016

  10. Selanjutnya klik tombol berikutnya untuk menuju langkah 3
  11. Penghasilan Neto Dalam Negeri Sehubungan dengan Pekerjaan (Jumlah Penghasilan Neto Dalam Negeri Sehubungan dengan Pekerjaan diambil dari :
    Kolom B No.12 (Untuk Formulir 1721-A1)
    Kolom B No.15 (Untuk Formulir 1721-A2)
    Kolom 2 (Untuk Formulir 1721-VI)
    Jika Anda menggunakan prepopulated, pada bagian ini akan terisi secara otomatis berdasarkan data pemotongan dari pemberi kerja.Jika anda memiliki data berbeda, Anda dapat mengubahnya)
  12. gambar Cara Melaporkan 1770 S Tahun 2016
  13. Apakah Anda memiliki penghasilan Dalam Negeri Lainnya? pilih ya atau tidak (lihat petunjuk pengisian)
  14. Apakah Anda memiliki penghasilan Luar Negeri? (cukup jelas) diiisi Penghasilan neto jika ada
  15. Apakah Anda memiliki penghasilan yang Tidak termasuk Objek Pajak? (Penghasilan pada angka 1 sampai dengan 6 di samping adalah penghasilan yang tidak termasuk Objek Pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (3) UU PPh)
  16. Apakah Anda memiliki penghasilan yang pajaknya sudah dipotong secara final? (Jika "Ya", isilah kolom sesuai dengan data pemotongan PPh yang bersifat final yang Anda miliki.
    Data yang Anda masukkan pada kolom DPP/Penghasilan Bruto adalah jumlah Penghasilan Bruto dalam satu tahun pajak, sedangkan pada kolom PPh Terutang adalah jumlah PPh dalam satu tahun pajak per jenis penghasilan.
  17. Apakah Anda memiliki harta?

    -Kode harta(Pilih sesuai harta anda misal sepeda motor)
    -Nama Harta (ketikkan sepeda motor roda dua)
    -Tahun Perolehan (Cukup jelas)
    -Harga Perolehan
    - Keterangan (Milik pribadi)
    Klik tombol simpan
  18. gambar cara isi kolom harta
  19. Apakah Anda memiliki utang? pilihh ya atau tidak, (Daftar ini digunakan untuk melaporkan jumlah kewajiban/utang pada akhir Tahun Pajak

    Contoh: ilustrasi:Bila Anda meminjam sejumlah uang kepada Bank A Jl. Gatot Subroto No. 40 Jakarta sebesar Rp. 100.000.000 pada Tahun 2013. Sampai dengan akhir Tahun 2015 sisa pinjaman yang masih harus dilunasi kepada Bank A adalah sebesar Rp. 20.000.000.
    Maka cara pengisiannya adalah sbb: Nama Pemberi Pinjaman : Bank A
    Alamat Pemberi Pinjaman : Jl. Gatot Subroto No. 40 Jakarta
    Tahun Peminjaman : 2013
    Jumlah : Rp. 20.000.000
  20. Apakah Anda memiliki Tanggungan? lihat formulir 1721-A2 angka 8 status jumlah tanggungan keluarga untuk PTKP,persiapkan kartu keluarga untuk pengisian data.
  21. Apakah Anda membayar Zakat/Sumbangan Keagamaan Kegiatan Wajib? (Bagian ini diisi jumlah zakat/sumbangan keagamaan yang bersifat wajib atas penghasilan yang menjadi objek pajak yang nyata-nyata dibayarkan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi kepada badan amil zakat atau lembaga amil zakat atau lembaga pengelola sumbangan keagamaan lainnya yang dibentuk dan disahkan oleh Pemerintah, sesuai dengan bukti setoran yang sah.
  22. Penghasilan Tidak Kena Pajak/Jumlah Tanggungan, lihat gambar sesuai point diatas (jumlah tanggungan keluarga)
  23. gambar cara mengisi Penghasilan Tidak Kena Pajak/Jumlah Tanggungan
  24. Apakah Anda memiliki pengembalian/pengurangan PPh Pasal 24 dari penghasilan LN?

    Untuk jenis pajak Pasal 24, jumlah PPh yang dipotong/dipungut adalah mana yang lebih kecil antara jumlah yang sebenarnya atau jumlah tertentu yang dihitung berdasarkan formula sebagai berikut: (Jumlah Penghasilan dari LN / Penghasilan Kena Pajak) X Total PPh terutang Dalam hal penghasilan yang diterima/diperoleh di luar negeri berasal dari beberapa negara, maka penghitungan kredit pajak berdasarkan formula tersebut tidak termasuk Pajak yang bersifat final sebagaimana dimaksud Pasal 4 ayat (2), Pasal 8 ayat (1) dan ayat (4) Undang-Undang PPh.
  25. Apakah Anda melakukan pembayaran PPh Pasal 25? (lihat Petunjuk)
  26. Jika benar maka status Penghitungan Pajak Penghaslian (PPh) adalah nihil
  27. gambar perhitungan pajak penghasilan
  28. D. Pernyataan, centang kotak "Setuju" kemudian klik tombol berikutnya
  29. gambar setuju
  30. Pada halaman berikutnya sebelum dikirim silahkan, ambil kode verifikasi dengan cara klik disini, seperti penampakkan pada gambar dibawah .
  31. Buka email yang telah terdaftar di djponline, untuk mengcopy kode verifikasi, kemudian ketikkan ke dalam form kode verifikasi lalu klik tombol "kirim SPT"

Demikianlah tentang cara mengisi formulir 1770 S Tahun 2016 yang bisa kami sampaikan, lebih dan kurang kami mohon maaf. Kritik, saran, masukkan sangat berguna untuk blog ini. Sekian dan terima kasih, selanjutnya baca tentang cara mengisi laporan spt tahunan 1770 SS

Download Petunjuk Lengkap Pengisian Formulir 1770 S

0 Response to "Cara Melaporkan SPT Tahunan 1770 S Terbaru Tahun 2016"

Post a Comment

saya minta maaf ! Komentar yang tidak relevan dengan konten tidak akan saya terbitkan. Jika Mengcopas Artikel Blog Ini, Mohon Untuk Menampilkan Link Sumber.