Operator Sekolah: Kata-Kata Renungan Tentang Jujur Pada Diri Sendiri

Kata-Kata Renungan Tentang Jujur Pada Diri Sendiri

Terkadang merenung juga penting untuk melakukan intropeksi diri atas kesalahan-kesalahan yang pernah kita lakukan baik disengaja maupun tanpa disadari. Sebagaimana kita ketahui, setiap orang pasti pernah melakukannya tak terkecuali siapa pun itu. Oleh karena itu sebagai renungan untuk kita bersama semoga saja kata-kata yang saya tulis melalui postingan blog ini bisa bermanfaat bagi pembaca setia di blog ini.

Bagaimana mencapai Kebahagian hakiki?

  1. Tawadhu Rendahkan hati dengan mengalahkan Ego, agar bisa menerima takdir
  2. Jujur kepada diri sendiri dan yakin bahwa ada kehendak diatas kehendak
  3. Sabar menerima segalanya karena ada yang terbaik diantara yang paling baik
  4. Ikhlas menjalani takdir karena semua kejadian pasti ada hikmahnya
  5. Tawakal dan berserah diri sepenuhnya pada yang maha berkehendak
  6. Bersyukur karena apapun yang sudah digariskan itulah yang terbaik, Kelak ketika saatnya tiba, akan di panggil dengan panggilan,,, "Wahai Jiwa yang tenang,,,,,,,"

Adapun arti Tawadhu Menurut Etimologi bahasa Arab berarti merendahkan diri atau merendahkan hati, atau dengan kata lain tidak sombong.

Tidak sombong dalam artian lahir dan bathin, artinya tidak sombong terhadap manusia lain, baik secara lahiriah maupun bathiniah, sebab tidak jarang orang tampil dengan sikap santun dan tawadhu' sementara hatinya enggan untuk merendah. Tawadhu' lahir bathin ini hanya bisa dilakukan ketika seseorang sudah betul-betul menundukan ego, ke-AKU-annya, dan ketika itu sudah tercapai, maka kesiapan dalam menerima takdir akan terpenuhi, karena sadar sepenuhnya bahwa ada kekuatan diatas segalanya yang harus diterima dengan ikhlas apapun wujud dari sebuah kejadian.

Begitu beratnya menundukan diri sehingga tawadhu' menjadi salah satu sifat utama bagi seseorang yang akan mencapai ketakwaan. Kedudukan, harta, dan status sosial sering menggelincirkan ketawadhu'an seseorang baik secara lahiriah maupun secara bathiniah.

kaya dan miskin bukan terletak pada harta, tapi ada didalam hati Kesatria dan pengcut bukan terletak pada fisik tapi ada didalam jiwa Mulia dan hina tidak terletak pada kedudukan, tapi ada didalam krama "Ngawulo datheng Kawuloning Gusti, Memayu Ayuning Urip"(R.M.P Sosrokartono)

Jujur kepada diri sendiri adalah kunci untuk menjadi jujur dalam hidup dan kehidupan, kejujuran hakiki yang timbul dari dalam jiwa dan sanubari, Jujur tanpa pamrih, semata hanya karena setia pada kebenaran, terlepas dari tekanan-tekanan baik dari dalam maupun dari luar diri sendiri, jujur kepada diri sendiri merupakan perwujudan dari ketawadhu'an, dan sangatlah mustahil mencapai kejujuran tanpa kerendahan hati. Hanya dengan jujur kepada diri sendiri yang haq dan bathil bisa di bedakan, dalam tingkatan tertinggi, kejujuran pada diri sendiri harus berhadapan dengan berbagai tantangan, baik dari dalam diri sendiri, maupun dari luar bahkan tak jarang harus berhadapan dengan maut.

Begitu beratnya untuk jujur pada diri sendiri dan kecintaan pada dunia, Harta, Istri dan anak serta ambisi mampu membuat orang tergelincir sampai mendustai hati nuraninya. Semoga bermanfaat

0 Response to "Kata-Kata Renungan Tentang Jujur Pada Diri Sendiri"

Post a Comment

saya minta maaf ! Komentar yang tidak relevan dengan konten tidak akan saya terbitkan. Jika Mengcopas Artikel Blog Ini, Mohon Untuk Menampilkan Link Sumber.