Operator Sekolah: Beberapa Hal Yang Sering Diperhatikan Oleh Para Siswa Mengenai Guru/Pendidik

Beberapa Hal Yang Sering Diperhatikan Oleh Para Siswa Mengenai Guru/Pendidik

Kita pasti pernah menjadi pelajar/siswa/murid/peserta didik atau mungkin sedang menyandang status sebagai pelajar. Pernahkah memperhatikan setiap guru/pendidik yang pernah mengajari kita banyak hal. Misalnya dari sifat, penampilan, cara mengajar atau bahkan kehidupan pribadinya. Sangat menyenangkan ketika berkumpul dengan teman sejawat kita membicarakan banyak hal tentang guru kita. bahkan di mata pelajar/siswa setiap pendidik itu mempunyai kekurangan. Berikut ini ada beberapa hal yang sering diperhatikan oleh para siswa mengenai guru/pendidik.

A. Sifat

Setiap siswa selalu memperhatikan sifat gurunya.

1. Sulit marah/tidak pernah marah.
Type guru seperti ini sangat digemari oleh para siswa karena mereka bebas melakukan apapun ketika guru type ini sedang mengajar, siswa cenderung tidak takuti, sangat dekat dengan siswa akan tetapi cenderung mudah diremehkan oleh siswa. Ketika guru sedang menerangkan/menjelaskan pelajaran siswa cenderung tidak mendengar/memperhatikan sehingga sangat sulit menyerap pelajaran dari guru dengan type ini. Diluar jam pelajaran biasanya guru type ini akan selalu mendapat perhatian/sapaan dari siswa bahkan bisa dengan panggilan yang berlebihan.

2. Pemarah/sering marah.
Type guru seperti ini sangat dibenci oleh siswa karena mereka cenderung takut. Siswa selalu merasa tidak nyaman dengan keadaan kelas, mereka merasa takut salah jika melakukan sesuatu. Kebanyakan siswa tidak mau dekat/akrab dengan guru dengan sifat pemarah karena mereka merasa segan dan selalu mejauh ketika didekati. Ketika sedang menjelaskan pelajaran siswa sangat sulit menerima/menyerap pelajaran yang diberikan karena kondisi kelas yang terlalu tegang/terbebani karena pikiran siswa bukan terpusat pada pelajaran melainkan pada sifat pemarah gurunya. Diluar jam pelajaran guru type ini akan dihindari oleh siswa karena merasa takut/segan.

Sebaiknya guru memiliki sifat keduanya dari sifat di atas. Guru harus bisa membaca kondisi siswa yang sedang dihadapinya. Ketika sedang menjelaskan pelajaran maka timbulkanlah suasana kelas yang serius, buatlah siswa merasa nyaman dengan keadaan, aturlah nada bicara seformal mungkin dengan bahasa indonesia yang baik dan benar sehingga siswa terfokus mendengarkan dan tidak berani mencela apa yang guru jelaskan. Selesai menjelaskan pelajaran dan yakin siswa mengerti materi yang diberikan sesekali ajaklah siswa untuk tertawa/bercanda dengan candaan yang ringan sehingga siswa tidak terlalu stress dengan keadaan. Misalnya dengan menceritakan hal lucu yang berkaitan dengan materi atau sekedar mengganggu salah satu siswa yang mampu mencairkan suasana kelas (biasanya di setiap kelas ada beberapa siswa yang lucu/mudah diajak bercanda). Diluar jam pelajaran usahakanlah untuk menyapa siswa, tersenyum atau mendekati siswa yang sedang berkumpul dan sesekali ikut ngobrol/berceloteh ringan dengan siswa. Guru dengan sifat ini bisa dekat/akrab dengan siswa dan juga mampu menjadi pertransfer ilmu yang baik ketika mengajar.

B. Penampilan

“Don’t judge book by its cover” pepatah ini mungkin benar tapi bukan berarti penampilan luar itu tidak penting, karena setiap orang selalu menggunakan mata sebagai penilaian pertama. Kewibawaan seorang guru terlihat dari penampilan ketika menghadapi siswa.

1. Cara Berpakaian.
Sebagai seorang guru yang mengahadapi banyak siswa sebaiknya memperhatikan cara berpakaian, usahakan selalu terlihat rapi. Pakaian rapi tidak harus mahal tetapi gunakanlah pakaian sesuai dengan ketentuan sekolah. Perhatiakan apakah pakaian yang dipakai terlihat lusuh, tertutup aurat, tidak ada bagian baju yang rusak/robek, tidak terlihat seksi dan paduan warna yang sesuai. Biasanya penampilan guru menjadi salah satu topik empuk para siswa untuk membiarakan gurunya. Misalnya dari cara berpakaian guru yang berlebihan mulai dari atasan kepala sampai kaki, warna pakaian yang dipakai, barang-barang yang dipakai.

2. Cara Berbicara.
Hal ini penting sekali unuk diperhatikan karena wibawa seorang guru sangat terlihat dari cara berbicaranya. Bahasa yang digunakan ketika mengajar ataupun diluar jam mengajar. Ketika sedang mengajar/menjelaskan materi usahakan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, selain memberikan contoh yang baik penggunaan bahasa Indonesia akan terdegar lebih formal dan dipahami oleh semua siswa. Selain bahasa perhatikan juga nada bicara yang digunakan (lembut, keras, berteriak, nada sepert membentak).

Topik pembicaraan harus menjadi perhatian utama karena ada beberapa duru ketika sedang menjelaskan materi tiba-tiba berubah topic menjadi cerita kehidupan pribadi, hal ini akan membuyarkan konsentrasi siswa pada materi yang sebelumnya dijelaskan. Atau ketika ketika sedang ngobrol santai dengan siswa usahakan topiknya disesuaikan dengan kondisi siswa karena terkadang siswa bosan dengan topic yang guru bicarakan sekali-kali biarkan siswa yang bercerita, guru menjadi pendengar yang baik dan hanya memberikan saran.

3. Cara Berjalan.
Hal ini mungkin sepele tapi hal ini juga sering diperhatikan siswanya bahkan ada siswa yang mampu mengenali gurunya dari bunyi hentakan kaki/sepatu gurunya. Usahakan untuk berjalan tidak terlalu cepat atau terlalu lambat. Ketika berada di dalam kelas dan sedang menjelaskan materi pergerakan guru jangan terlalu cepat karena dapat mempengaruhi konsentrasi siswa. Karena bsa jadi konsentrasi siswa terfokus pada gerakan tubuh gurunya bukan pada materi yang sedang dijelaskan.

C. Cara Mengajar

Keberhasilan seorang siswa dalam belajar dipengaruhi oleh cara mengajar guru di kelas. Terkadang guru hanya sekedar mentransfer ilmu/ memberi materi kepada siswanya tidak memperhatikan cara mengajarnya karena hal terpenting dari guru adalah menjalankan/menyelesaikan tugasnya. Berikut ada beberapa hal yang diperhatikan siswa ketika gurunya mengajar di kelas.

1. Penyampan materi.
Cara menyampaikan materi oleh guru yang kadang terlalu cepat dengan kosa kata yang tidak jelas atau bahkan hanya membaca cepat teks yang ada dibuku tanpa menjelaskan secara mendetail. Cara penyampaian materi yang terlalu lambat, guru hanya mengulang materi yang sama pada beberapa pertemuan bahkan sampai siswa bosan dengan materi tersebut. Hati-hati dengan pengulangan kata yang sering digunakan guru atau bahakan menjadi kebiasaan guru ketika menjelaskan materi misalnya terlalu sering berkata “eh” atau “ok baiklah”. Hal ini akan menjadi bahan mainan/candaan siswa.

2. Alat peraga yang digunakan.
Kebanyakan siswa menyukai hala-hal menarik yang digunakan guru ketika mengajar misalnya sesekali menggunakan LCD, praktek langsung atau demontrasi langsung oleh guru. Hal ini akan meningkan ketertarikan siswa pada materi yang diberikan dan akan terus penasaran dengan materi selanjutnya yang akan diberikan oleh gurunya.

3. Suasana belajar.
Siswa cenderung cepat bosan dengan keadaan kelas saat belajar. Setiap kali pertemuan pelajaran dengan keadaan kelas yang sama dan suasana kelas yang sama. Sesekali ubahlah suasana belajar dikelas misalnya dengan megubah tata letak tempat duduk siswa atau bahkan mengajak siswa belajar di luar kelas sehingga siswa tidak bosan dengan keadaan kelas dan materi yang diberikan gurunya.

Demikianlah bahasan penulis tentang beberapa hal dari guru yang sering diperhatikan oleh siswa. Semoga menjadi bahan renungan dan semakin menjadi guru yang professional dan disenangi oleh semua siswa. Selanjutnya baca juga tulisan tentang "Cara menjadi guru yang disenangi siswa".

2 Responses to "Beberapa Hal Yang Sering Diperhatikan Oleh Para Siswa Mengenai Guru/Pendidik"

saya minta maaf ! Komentar yang tidak relevan dengan konten tidak akan saya terbitkan. Jika Mengcopas Artikel Blog Ini, Mohon Untuk Menampilkan Link Sumber.