Operator Sekolah: Alasan Saya Mempercayakan Transaksi Keuangan Pada BNI

Alasan Saya Mempercayakan Transaksi Keuangan Pada BNI

Alasan Mengapa Memilih BNI - Saya adalah salah satu lulusan universitas negeri di Sumatera Selatan tiga tahun yang lalu dengan banyak pengalaman semasa kuliah. Saya adalah salah satu dari berjuta mahasiswa yang mengalami banyak kesulitan ketika kuliah. Saya adalah salah satu dari ribuan anak kost yang selalu kesulitan dalam hal managemen keuangan. Mungkin saya adalah salah satu anggota dari komunitas anak kost yang ketika awal bulan makan ayam enak tapi akhir bulan makan ayam tepatnya calon anak ayam (telur ayam maksudnya hahaha) atau makan ayam dalam bentuk kemasan yang isinya keriting (mie instan dengan aneka rasa ayam). Kesulitan mengolah uang bulanan membuat anak kuliahan dengan status anak kost selalu mengalami problematika yang sama setiap bulannya. Salah satu cara pengelolahan uang bulanan saya sewaktu kuliah adalah dengan tetap menyimpanan sebagian uang bulanan di Bank. Sejak masuk kuliah sampai sekarang saya adalah pengguna jasa penyimpanan uang melalui Bank. Saya adalah salah satu nasabah BNI sejak saya memasuki dunia perkuliahan.

gambar alasan memilih bank BNI

Kenapa saya harus mempunyai rekening tabungan pada saat kuliah? Karena saya pikir akan sangat sibuk pada saat masa kuliah, sangat tidak mungkin harus pulang setiap minggu atau setiap bulan hanya untuk mengambil uang bulanan. Saya pikir akan sangat merepotkan jika ada kebutuhan mendadak kemudian saya tiba-tiba menelpon orang tua untuk disiapkan uang tunai dan saya pulang mengambilnya atau sebaliknya orang tua yang mengantarkan uangnya ke tempat saya kuliah. Kenapa saya memilih BNI? Karena BNI merupakan salah satu Bank terbesar dan terkenal di Indonesia. Dengan nama besar BNI saya pikir berbanding lurus dengan kepercayaan orang-orang untuk bertransaksi menggunakan BNI. Selain itu, BNI tersebar di seluruh wilayah Indonesia termasuk di kota saya tinggal dan tempat kuliah.

Selama menjadi nasabah BNI banyak pengalaman yang saya rasakan, mulai dari awal saya registrasi menjadi nasabah yang saya pikir akan sangat sulit prosesnya tapi ternyata sangat mudah dan nyaman. Kenapa? Karena persyaratannya cukup mudah yaitu fotokopi Kartu tanda penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) serta mengisi Formulir yang diberikan oleh pihak BNI, pelayanan dari CSnya juga cukup nyaman, ramah dan penjelasannya mudah dipahami. Setelah memasuki dunia perkuliahan ternyata benar sangat penting mempunyai rekening tabungan karena banyak transaksi yang dilakukan melalui Bank. Pada awal registrasi menjadi mahasiswa barupun pembayarannya melalui Bank, pembayaran uang kuliah setiap semester juga melalui Bank hingga mengurus akhir masa perkuliahan (urusan wisuda) semua pembayarannya melalui Bank.

Pengalaman lainnya adalah di masa sulit sebagai anak kost yang jauh dari orang tua yaitu pada akhir bulan, ketika uang bulanan yang tersimpan sudah menipis. Pengambilan uang bulanan saya dulu dengan sistem kredit maksudnya ketika ada transferan uang bulanan pada awal bulan, tidak semua uang diambil tapi saya lakukan secara bertahap setiap minggu. Sedihnya ketika minggu ke-4 atau 5 yang mendekati akhir bulan karena saya masih sering membuat kesalahan fatal pada minggu ke 1, 2 dan 3. Kesalahannya adalah saya sering terkena bujuk rayuan teman ketika sedang belanja di akhir minggu, membeli barang yang tidak penting di waktu yang salah sehingga menyengsarakan diri sendiri di akhir bulan. Setiap akhir pekan kita selalu pergi ke pusat perbelanjaan untuk penyegaran otak yang penat akibat perkuliahan.

Salah satu keunggulan BNI lainnya yaitu ATMnya bisa digunakan dengan menggunakan ATM bersama jadi kita tidak perlu repot untuk menunaikan uang jika ingin belanja di pusat perbelanjaan (Mall/supermarket). Akan tetapi sedihnya itu ketika mengecek ulang uang di ATM dan banyaknya uang yang tertera di monitor ATM kurang dari Rp. 100.000 padahal waktu pengiriman uang bulanan masih beberapa hari lagi “disitu kadang saya merasa sedih”. Kemungkinan untuk menelpon orang tua juga sangat tidak mungkin karena akan malu terlalu sering meminta uang akibat kesaalahan sendiri. Jalan keluar dari masalah ini adalah pindah ke ATM BNI yang berada di gedung Fakultas lain di kampus. Ini adalah keunggulan BNI juga dibandingkan Bank lainnya karena mempunyai ATM dengan nominal pengambilan uang Rp. 20.000. ATM BNI ini adalah solusi akhir bulan yang selalu membantu kami sebagai anak kost ketika uang bulanan menipis.

Sekali lagi saya bisa pastikan pelayanan CS BNI baik adalah ketika teman satu kost yang berencana mengambil uang dari ATM yang ternyata kartu ATMnya tertelan di dalam mesin ATM. Gilanya hal ini terjadi karena terlalu lama tercengang ketika melihat struk transaksi seorang sebelum kita masuk yang bertuliskan 10 lebih angka nol saldo rekeningnya. Kita tidak sadar terlalu lama dan ketika mau mengambil uang ternyata ATMnya tidak mau keluar lagi. Untungnya ATM satu gedung dengan banknya sehingga bisa langsung diurus, tidak terlalu lama prosesnya dengan pelayanan yang baik hanya saja pengambilan uangnya harus menunggu beberapa hari (dalam hati bilang: jangan sampai hilang bisa mati bulan ini hahaa)

kisah tragis hingga kisah paling memalukan pernah kita alami di ATM BNI. Kisah memalukannya hampir kita lakukan setiap hari. Sebagai mahasiswa yang pulang pergi kuliah jalan kaki karena jarak kampus dengan tempat kost tidak terlalu jauh bisa di tempuh dengan jalan kaki sekalian juga bisa menghemat uang bulanan (hehee). Pergi kuliah Alhamdulillah pagi hari cuaca masih sejuk tapi sepulang kuliah siang terkadang terik matahari terasa menantang maut. Perjalanan dari kampus ke tempat kost kebetulan melewati ATM BNI, inilah kegiatan memalukan yang hampir setiap hari kita lakukan. ATM BNI cukup luas untuk dimasuki beberapa orang, tempatnya dingin karena menggunakan AC dan kebersihannya cukup terjaga.

Di siang hari yang panas sepulang dari kuliah selalu kami sempatkan untuk mampir ke ATM, tujuannya? Untuk mendinginkan badan, menghindari panas sejenak. Terkadang sudah banyak orang mengantri di luar sudah diketok-ketok pintu ATM, dilihati dari kaca, sudah di panggil-panggil, ternyata kita di dalam tidak melakukan transaksi apapun dan kita keluar dengan berbagai alasan yang diharapkan nasabah lain tidak marah misalnya “maaf mas tadi saya lupa pin jadi lama” atau “maaf pak tadi ATM saya lupa dimana jadi lama mencarinya dalam tas” atau bisa juga “maaf mas tadi mesin ATMnya sedikit error tapi sekarang sudah bisa digunakan, silahkan mas”. Tidak jarang kita kena marah atau dibalas dengan senyuman manis sabar dari orang yang antri. Sebelumnya kita minta maaf kepada BNI karena sering menggunakan ATM sebagai tempat istirahat jika cuaca panas.

Sekarang saya sudah selesai kuliah dan telah bekerja di salah satu sekolah negeri di daerah tempat saya tinggal. Sampai sekarang saya masih mempercayakan transaksi keuangan pada BNI, yang paling sering dilakukan adalah transfer uang untuk pembelian barang secara online. Transfer uang dengan ATM yang cukup mudah atau melalui teller BNI yang pelayanannya tidak perlu menunggu lama kalaupun menunggu tidak masalah karena selain teller yang bekerja cukup cepat tempat untuk menunggupun cukup nyaman.

Demikian beberapa pengalaman saya selama menggunakan fasilitas BNI. Terima kasih kepada BNI yang telah mempermudah transaksi keuangan saya, semoga semakin menjadi kepercayaan masyarakat sebagai salah satu Bank terbaik di Indonesia.

0 Response to "Alasan Saya Mempercayakan Transaksi Keuangan Pada BNI "

Post a Comment

saya minta maaf ! Komentar yang tidak relevan dengan konten tidak akan saya terbitkan. Jika Mengcopas Artikel Blog Ini, Mohon Untuk Menampilkan Link Sumber.